+62 851 7215 2007

cileuleus.cisayong@gmail.com

Wilayah Desa

Berikut adalah rincian dari wilayah Desa Cileuleus, mulai dari
luas keseluruhan wilayah desa, luas wilayah pesawahan, dan lainnya.

HEKTARE AREA PEMUKIMAN

HEKTARE LAPANGAN

Dusun

HEKTARE JALAN

HEKTARE SAWAH

Rukun Warga

HEKTARE KEBUN

HEKTARE SEMAK BELUKAR

Rukun Tangga

Keadaan Alam

Geografis/Topografi dan Jenis Tanah

Gambaran Geografis dan Topografi

Desa Cileuleus secara administratif berada di wilayah Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya. Desa ini terletak pada kawasan perbukitan dan dataran tinggi dengan karakter bentang alam yang relatif bergelombang hingga berbukit. Kondisi topografi tersebut merupakan bagian dari sistem fisiografi Priangan Timur yang dipengaruhi aktivitas vulkanik masa lalu.

Ketinggian wilayah Desa Cileuleus berada pada kisaran ±400–700 meter di atas permukaan laut (mdpl), sehingga memiliki suhu udara yang relatif sejuk dengan curah hujan cukup tinggi sepanjang tahun. Topografi desa didominasi oleh lereng landai hingga sedang, dengan sebagian kecil wilayah berupa dataran yang dimanfaatkan untuk permukiman, fasilitas umum, serta lahan pertanian intensif.

Bentuk wilayah yang berbukit menyebabkan pola permukiman penduduk cenderung menyebar mengikuti kontur lahan, terutama di sepanjang jalur jalan desa dan area yang relatif datar. Sementara itu, kawasan dengan kemiringan lereng yang lebih curam umumnya dimanfaatkan sebagai lahan perkebunan, tegalan, dan hutan rakyat.

Secara hidrologis, Desa Cileuleus memiliki sejumlah aliran sungai kecil dan saluran air alami yang berfungsi sebagai sumber irigasi pertanian serta penunjang kebutuhan air masyarakat. Keberadaan sistem drainase alami ini sangat dipengaruhi oleh kondisi topografi yang menurun dari wilayah perbukitan ke daerah yang lebih rendah.


Jenis dan Karakteristik Tanah

Jenis tanah di Desa Cileuleus pada umumnya didominasi oleh tanah vulkanik, khususnya Andosol dan Latosol, yang terbentuk dari material letusan gunung api, termasuk pengaruh aktivitas Gunung Galunggung dan sistem vulkanik sekitarnya.

Karakteristik utama tanah di wilayah desa meliputi:

  • Tekstur tanah remah hingga gembur, sehingga mudah diolah

  • Kandungan bahan organik relatif tinggi

  • Daya serap air baik, namun rentan terhadap erosi pada lereng curam

  • Tingkat kesuburan sedang hingga tinggi

Kondisi tanah tersebut sangat mendukung pengembangan sektor pertanian dan perkebunan, terutama untuk komoditas padi sawah, palawija, sayuran, serta tanaman perkebunan rakyat.

Kondisi Iklim

Desa Cileuleus yang berada di wilayah Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, memiliki kondisi iklim tropis basah yang dipengaruhi oleh sistem angin muson dan faktor topografi wilayah Priangan Timur.

Secara umum, Desa Cileuleus mengalami dua musim utama, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Musim hujan biasanya berlangsung antara Oktober hingga April, dengan intensitas curah hujan yang relatif tinggi, sedangkan musim kemarau terjadi pada Mei hingga September, namun tetap diselingi hujan ringan pada beberapa bulan peralihan.

Rata-rata curah hujan tahunan di wilayah Desa Cileuleus tergolong tinggi, yaitu berkisar antara 2.000–3.000 mm per tahun. Curah hujan tertinggi umumnya terjadi pada bulan Desember hingga Februari, sementara curah hujan terendah terjadi pada bulan Juli hingga Agustus. Kondisi ini menjadikan wilayah desa sangat mendukung aktivitas pertanian lahan basah, khususnya persawahan.

Suhu udara di Desa Cileuleus relatif sejuk hingga sedang, dengan kisaran suhu harian rata-rata antara 20–28°C. Perbedaan suhu siang dan malam (amplitudo harian) cukup terasa, terutama pada musim kemarau, akibat pengaruh ketinggian wilayah dan sirkulasi udara pegunungan. Tingkat kelembapan udara tergolong tinggi sepanjang tahun, berkisar antara 70–90%, yang turut memengaruhi pola vegetasi dan kenyamanan lingkungan permukiman